Soppeng, Globaltopinfo.com
– Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik, Pemerintah Kabupaten Soppeng terus berupaya membangun aparatur sipil negara (ASN) yang profesional, berintegritas, dan berdedikasi tinggi.
Hal ini dibuktikan dengan penyelenggaraan Orientasi Pengenalan Nilai dan Etika bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng pada Selasa (18/2).
Acara yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Soppeng bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan ini diikuti oleh 320 peserta dari total 952 PPPK Pemkab Soppeng.
Para peserta terbagi dalam 8 angkatan dan akan menjalani serangkaian pelatihan selama beberapa hari ke depan.
Ketua penyelenggara, Asdar, menjelaskan bahwa orientasi ini bertujuan membekali para PPPK dengan pengetahuan, sikap, dan perilaku yang selaras dengan nilai dan etika dalam instansi pemerintah.
"Orientasi ini dirancang secara terintegrasi, meliputi pelatihan klasikal dan non-klasikal, agar para peserta benar-benar memahami dan mampu mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam pelaksanaan tugasnya," ujar Asdar.
Menurutnya, pelatihan ini diharapkan dapat membentuk PPPK yang memiliki komitmen kuat terhadap integritas, profesionalisme, dan dedikasi dalam melayani masyarakat.
“Materi pelatihan mencakup berbagai aspek, seperti nilai-nilai dasar ASN Berakhlak, etika profesi, tata kelola pemerintahan yang baik, hingga keterampilan komunikasi dan kerjasama,” terangnya.
Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Muhammad Jufri, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng atas komitmennya dalam pengembangan SDM.
"Kabupaten Soppeng telah menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam pengembangan SDM. Kami berharap kerjasama ini berlanjut, dan sisa PPPK yang belum ikut orientasi dapat segera diberikan kesempatan yang sama," ujar Prof. Jufri.
Prof. Jufri juga menekankan pentingnya komitmen dan fokus para PPPK dalam menjalankan tugasnya.
"Para PPPK telah mendapatkan kehormatan luar biasa, dan dengan status kepegawaian yang telah diperpanjang, sekarang saatnyalah untuk fokus pada pengabdian terbaik bagi Kabupaten Soppeng," tegas Prof. Jufri.
Sementara itu, Wakil Bupati Soppeng, Dr. Lutfi Halide, dalam sambutannya menyatakan bahwa pengembangan kompetensi ASN merupakan prioritas utama Pemkab Soppeng.
"Pengembangan kompetensi ASN adalah prioritas kami. Melalui pendidikan dan pelatihan, termasuk orientasi ini, kita harapkan ASN dapat berkinerja baik, meningkatkan pelayanan masyarakat, dan memperkuat budaya kerja profesional yang sejalan dengan nilai-nilai dasar ASN Berakhlak," jelasnya.
Lutfi Halide juga berpesan kepada para peserta untuk berpikir secara komprehensif dalam menjalankan tugas sebagai ASN.
"Generasi saudara tidak boleh hanya berpikir secara linear, tetapi juga komprehensif dalam menjalankan tugas sebagai ASN," pesannya.
Ia juga berharap agar para peserta mengikuti orientasi dengan penuh dedikasi dan kesungguhan sehingga mampu menyerap ilmu dan pengalaman yang bermanfaat untuk meningkatkan kinerja mereka.
Acara orientasi ini turut dihadiri oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Soppeng beserta jajaran, para kepala OPD se-Kabupaten Soppeng, para narasumber, dan seluruh peserta orientasi.
Dengan terselenggaranya orientasi ini, diharapkan para PPPK Kabupaten Soppeng dapat menjalankan tugasnya dengan profesional, berakhlak mulia, dan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat.